Pernyataan Sikap (FORUM MAHASISWA ACEH TIMUR TENGAH)

FORUM MAHASISWA ACEH TIMUR TENGAH

Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir, Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Sudan, Mahasiswa Aceh Madinah, Achenese Student’s ASosation of Yemen (ASAS Surat Pernyataan Sikap

Surat Pernyataan Sikap
No. 01/K/FMATT/X/2009 M-1430 H

Sejak dahulu masyarakat Aceh berusaha menerapkan syariat Islam secara kaffah. Dengan adanya UU No.44 Tahun 1999 tentang keistimewaan Aceh dan UU No.18 Tahun 2001 tentang otonomi khusus yang menjadi momentum penerapan syariat Islam secara kaffah di Aceh, maka tanggung jawab Pemerintah dan masyarakat Aceh dalam menerapakan syariat Islam menjadi lebih besar.

Menurut berita yang dilansir http://www.rakyataceh.com (17/10), mengenai surat rekomendasi No. 556/2323 bagi Qory Sandioriva sebagai delegasi Aceh di ajang Pemilihan Puteri Indonesia (PPI), dengan persyaratan yang ketat, yaitu: 1. Yayasan Putri Indonesia (YPI) dan Qory wajib menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat, budaya Aceh, dan Syariat Islam. 2. YPI dan Qory wajib menjaga nama baik pemerintah dan masyarakat Aceh. 3. YPI dan Qory bertanggungjawab sepenuhnya terhadap akibat dari keikutsertaan Qory dalam Pemilihan Putri Indonesia mewakili Aceh.

Apapun persyaratan yang dibuat Pemda untuk keikutsertaan puteri Aceh dalam PPI tetap bertentangan dengan syariat Islam, sebab mengizinkan puteri Aceh mengikuti PPI berarti mengizinkan mereka mengikuti ajang Miss World, yang memiliki agenda Festifal Baju Renang. Hal ini bertentangan dengan syariat Islam dan sangat merendahkan derajat dan kodrat perempuan.

Walau Pemda telah mensyaratkan YPI dan Qory bertanggungjawab sepenuhnya terhadap akibat dari keikutsertaan Qory dalam Pemilihan Putri Indonesia mewakili Aceh, itu tidak mengubah status Qory sebagai wakil Aceh, sehingga tetap saja rekomendasi Pemda yang menjadi persoalan utama.

Izin Pemda ini sebenarnya harus dipermasalahkan sejak awal Aceh mengirimkan utusannya di tahun 2003. Namun, karena informasi keikutsertaan puteri Aceh di ajang PPI ini baru mencuat di tahun ini (2009), maka baru sekarang kami menulis surat pernyataan sikap.

Benar bahwa Aceh banyak permasalahan dan kami tidak berniat membesar-besarkan masalah Qory. Hanya saja hingga saat ini Pemerintah Aceh belum mengambil sikap tegas sesuai tuntutan masyarakat Aceh secara proporsional. Oleh karena itu, sebagai solusi kongkret untuk Aceh, kami Forum Mahasiswa Aceh Timur Tengah menyatakan:

1. Meminta Pemerintah Aceh menganulir/mencabut surat rekomendasi No. 556/2323 terkait keikutsertaan Qori Sandioriva dalam ajang PPI 2009 sebagai perwakilan Aceh.

2. Meminta Pemerintah Aceh tidak lagi memberi izin puteri Aceh mengikuti ajang PPI di tahun-tahun yang akan datang, karena ajang PPI bertentangan dengan syariat Islam.

3. Meminta Pemerintah Aceh melarang setiap kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam di Aceh dan melarang setiap individu masyarakat Aceh mengikuti even nasional dan internasional yang bertentangan dengan syariat Islam.

4. Meminta Pemerintah Aceh untuk lebih serius menjaga upaya penerapan Syariat Islam secara kaffah di Aceh.

5. Meminta masyarakat Aceh untuk tetap istiqâmah dalam melaksanakan syariat Islam secara kaffah di Aceh.

Dengan syariat Islam, semoga Allah selalu memberkahi Aceh sehingga menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr.

Wallâhul muwaffiq ilâ aqwamit Tharîq

Kairo, 30 Syawal 1430 H/20 Oktober 2009 M